Gresik mediarestorasiindonesia.com Dinas Pertanian Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan pemerintahan Desa Ngasin ,Bumdes Sejahtera dan Gapoktan adakan pelatihan Smart Light Trap Insect ( pemasanga lampu Cerdas perangkap hama serangga) dipendopo BalaiDesa Ngasin Kecamatan Balongpanggang kabupaten Gresik.Kamis,13/01/2022
Dinas Pertanian berkolaborasi dengan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) membasmi hama serangga dengan teknologi. Alat itu adalah Smart Light Trap Insect, lampu cerdas perangkap hama serangga.
Lampu warna ungu, kuning, biru hingga putih tersebut mampu menarik hama serangga sehingga tidak merusak tanaman.
Lampu tersebut juga mampu menekan biaya produksi mengganti insectisida kimia.
Tiang lampu memiliki tinggi 1,5 meter menyesuaikan dengan media tanam. Pada tiang lampu bagian atas merupakan solar panel untuk menyerap sinar matahari menjadi energi listrik. Kemudian di bagian tengah ada tiga baterai dan alat untuk mengontrol nyala lampu.
Kepala Dinas pertanian Kabupaten Gresik Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A. bersama Kades Desa Ngasin Syamsul Anwar adakan Pelatihan serta sosialisasi untuk mengatasi hama serangga.
Hadir juga dalam acara pelatihan, Sekertaris Camat (Sekcam) Balongpanggang muh.Efendi, Komisi II Dprd kabupaten Gresik M. HAMZAH TAKIM, S.P., M.HP.,dan juga Indra Ferdiansyah selaku ketua Pelaksana dan Dosen Elektro Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS ) ,perwakilan dari Bank Negara Indonesia ( BNI ) serta seluruh perwakilan Gapoktan sekecamatan Balongpanggang.
Kepala Desa Ngasin Syamsul Anwar menyampaikan”, Berkat semangat petani untuk melawan hama serangga Desa Ngasin juga sudah membuat lampu perangkap serangga seperti yang dibuat oleh PENS dan kita sudah mulai uji coba di sawah sawah Desa ngasin.
Anwar berharap”, karena dana desa minim kita meminta bantuan kepada dinas pertanian untuk meminta bantuan kepada CSR agar bisa membantu para petani untuk menanggulangi hama yang dikeluhkan oleh petani saat ini dan karena ini sebagai pencegahan dini agar bisa terhindar dari hama serangga mohon bantuan kepada pihak terkait agar bisa mebantu untuk biaya penanggulangan hama tersebut”.ungkap anwar
Kepala Dinas pertanian Ir. Eko Anindito Putro, M.M.A menjelaskan”, bahwa alat atau lampu perangkap hama serangga ini sudah diuji coba dan allamdulillah lumayan berhasil biarpun belum maksimal tapi kita akan terus mencoba dan terus mencari solusinya bersama sama tidak hanya untuk hama serangga tapi juga untuk mengatasi hama burung dan juga tikus”.jelasnya
Eko Anindito juga menjelaskan bahwa yang penting sebetulnya adalah pengendalian dini dan pengendalian secara bersama-sama dan petani bisa mengamati pertumbuhan tanaman yang dilahan bisa mendeteksi segala serangan hama dan itu bisa dikumonikasikan dengan teman-teman PUPT dan bisa bekerja sama dengan penyuluh
Eko juga menjelaskan”, kita juga mulai bekerja sama dengan Politeknik Surabaya (PENS) sudah mulai mengembangkan alat yang bisa mengendalikan hama yang banyak dikeluhkan petani seperti lampu perangkap serangga (SMART LIGHT TRAP INSECT)y yang telah diuji coba oleh PENS”.
Eko juga menjelaskan”, Bupati Gresik juga sudah bekerjasama dengan perusahaan robot untuk membuat robot yang bisa mengusir tikus untuk itu segala upaya kita lakukan apa yang kita bisa, kita akan lakukan bersama-sama”.jelasnya
Eko juga berharap”, kepada petani agar tidak melakukan pemasangan listrik ke sawah karena sangat membahayakan petani dan karena petani masih banyak yang menggunakan arus listrik pak menteri termasuk kita coba mengusahakan dengan bentuk lain dengan memperkuat arus DC nya sehingga tidak membunuh manusia tidak membahayakan jiwa sehingga bisa mengendalikan hama tikus”.tegasnya(RID)