Gresik mediarestorasiindonesia.com Setelah mendengar dengan adanya musibah banjir yang menerjang di wilayah Gresik selatan kemarin membuat terketuk hati “Jhon Oi” merupakan ketua dari Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Gresik Ekologi dan Observasi (GEO) untuk bergerak agar bisa berbagi kepada korban terdampak dengan 30 karton mie instan di Desa Banjaragung yang merupakan salah satu banjir terparah.Minggu ( 13/02/2022 ).
Di Kantor balai desa Banjaragung bantuan tersebut di berikan kepada korban yang terdampak bencana banjir luapan kali Lamong oleh LSM Gresik Ekologi dan Observasi (GEO) Bersama salah satu anggota GEO (Supriyanto) dan di salurkan secara simbolis lewat perangkat desa setempat yang di terima langsung oleh sekdes dan pemerintahan desa Banjaragung.
Hal ini merupakan bentuk dari kepedulian LSM GEO terhadap masyarakat yang membutuhkan dan bertujuan untuk meringankan beban warga masyarakat yang terdampak, meskipun bantuan kami tidak banyak jumlahnya namun harapan kami semoga bantuan ini bisa bermanfaat, dan mungkin sedikit bisa meringankan beban korban yang terdampak.
Harsono selaku Sekdes yang mewakili Pemerintahan Desa Banjaragung mengucapkan”, banyak terima kasih kepada LSM GEO yang mana beliau telah membantu warga masyarakat kami khususnya di desa Banjaragung, kami tidak memandang apapun bentuk dan berapapun jumlah bantuan yang di berikan, namun kami berterima kasih atas empati dan kepedulian dari seluruh anggota Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Gresik Ekologi dan Observasi (GEO) dengan ikhlas memberikan Bantuan tersebut, doa kami semoga anggota GEO sehat selalu,sukses dan tetap solid”, ungkapnya.
Di tempat terpisah salah satu warga desa Banjaragung Ponisri (50) juga menjelaskan kepada Media Restorasi Indonesia awal terjadinya banjir”, saat intensitas hujan yang tinggi namun masih belum ada tanda tanda akan terjadinya banjir, ia pun sudah tertidur pulas dan mendengar berderingnya HP melalui telepon selular Whats App dan ternyata kabar dari saudaranya yang berada di desa dapet bahwa sekitar pukul 00.30 wib, air luapan dari kali lamong sudah menggenangi sebagian daerah dapet, untuk itu diharapkan Ponisri (50) memberikan kabar kepada warga Banjaragung agar waspada dan siaga”, ujarnya.
Masih Ponisri,”Menanggapi tentang apa yang terjadi bencana banjir ini merupakan banjir terparah di sepanjang masa,yang melanda di wilayah kami ini, semoga untuk pemerintah desa,pemerintah kota,maupun pemerintahan provinsi untuk memperhatikan dan segera menanggulangi serta mencari jalan keluar yang terbaik,”pungkasnya.(Tio).