GRESIK mediarestorasiindonesia.com Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gresik, H Sholihuddin, S.HI, MH kembali menggelar Reses Masa Persidangan II Tahun 2022 Penyerapan Aspirasi dari Masyarakat, Kamis (30/6/2022).
Dalam reses tersebut, politisi dari PKB ini ‘diserbu’ guru-guru TPQ, PAUD dan TK yang wadul terkait kesejahteraan guru yang masih sangat memprihatinkan, khususnya para guru ngaji di desa-desa.
“Saat reses serap aspirasi masyarakat, saya tadi diwaduli guru-guru terkait minimnya kesejahteraan untuk guru TPQ, PAUD, dan TK. Selama ini pemerintah kurang memperhatikan kesejahteraan mereka,” tandas wakil rakyat yang akrab disapa Mas Udin ini.
Menurut anggota dewan asli putra daerah asal Desa Kemangi Bungah ini, mestinya pemerintah daerah lebih peduli dan memprioritaskan peningkatan kesejahteraan untuk guru-guru TPQ (guru ngaji), PAUD, dan TK.
“Merekalah sesungguhnya yang berjasa besar menanamkan pendidikan akhlak sejak dini. Tugas dan tanggung jawab mereka lebih berat dibandingkan guru-guru yang mengajar SD, SMP, SMA, apalagi mahasiswa,” beber anggota dewan yang bakal maju lagi di Pileg 2024 untuk periode ketiga kalinya ini.
Selain diwaduli terkait peningkatan kesejahteraan guru, santri Denanyar Jombang ini juga disambati masyarakat terkait maraknya bank titil serta banyaknya kecelakaan di wilayah Pantura hingga merenggut korban jiwa akibat menjamurnya proyek dan dumptruk galian C yang memenuhi jalan raya Pantura.
“Sebagai wakil rakyat, kami tak akan tinggal diam. Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan secepatnya kami tindaklanjuti.
Kami akan berjuang keras memberikan solusi dari berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegas Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini. (DH/DOD).