Gresik mediarestorasiindonesia.com Pemerintah Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik menyelenggarakan Karnaval dengan tema Kebhinekaan Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 77 tahun.pada 25/08/2022.
Acara Karnaval ini melibatkan lapisan masyarakat dari 4 Dusun di Desa Kedunpring, mulai dari pelajar, Komunitas, organisasi dan kelompok Desa dari 4 dusun untuk memeriahkan acara.
Karnaval dimulai dari start Lapangan Depan rumah Kepala Desa Kedungpring dan berakhir di Lapangan Wates. Tampak hadir Kepala Desa Kedungpring Priyono Beserta istri turut serta dalam Festival Karnaval dengan berjalan kaki dan memakai Pakaian Adat Sunda dan berada di depan barisan kehormatan bersama perangkat Desa lainnya.
Dalam acara Festival karnaval ini ditampilkan pasukan pembawa bendera, parade Baju Adat, kesenian barongan, Seni Tari, Keragamaan, dan berbagai barisan Ke Bhinekaan lainnya.
Peserta karnaval ini dikelompokkan berdasarkan tingkat usia dan pendidikan dan Komunitas, misalnya peserta yang masih di bangku Sekolah berada di barisan awal, kemudian di belakangnya adalah peserta umum yang meliputi barisan BPD, Dusun, RT, komunitas, dan dari berbagai Organisasi dan juga dari lapisan masyarakat Desa Kedungpring.
Pada kesempatan tersebut Priyono Kepala Desa Kedungpring menyampaikan,” Karnaval ini merupakan Festival Karnaval pertama yang di adakan di tingkat Desa, dan akan terus berlanjut di tahun tahun selanjutnya, hal ini untuk memupuk semangat perjuangan masyarakat Desa Kedungpring untuk lebih mencintai dan menghargai perjuangan para Pahlawan kemerdekaan” ungkap Priyono, Kepala Desa Kedungpring.
Masyarakat Desa Kedungpring sangat antusias untuk menyaksikan karnaval ini, dapat dilihat masyarakat sudah berkumpul di sepanjang Jalan Desa, sejak pukul 10:00 WIB meskipun karnaval baru dimulai pada pukul 14:00 WIB.
Festival Karnaval ini merupakan Kegiatan pertama di Desa Kedungpring, dengan demikian kegiatan acara karnaval tersebut menjadi salah satu daya tarik dari bagi masyarakat desa Kedungpring, dimana para peserta menampilkan berbagai macam keanekaragaman dengan kostum dan kebudayaan yang beraneka warna. Di sepanjang jalan barisan karnaval seringkali terhenti karena masyarakat ingin berfoto bersama peserta. Meskipun cuaca sangat terik, masyarakat tetap antusias untuk menyaksikan karnaval sampai selesai.(DOD).