Gresik https://mediarestorasiindonesia.com Intensitas Hujan disertai angin kencang selama tiga jam yang mengguyur di tiga wilayah Kabupaten Gresik, Lamongan dan Mojokerto, mengakibatkan banjir dibeberapa desa diwilayah kecamatan Balongpanggang dan Benjeng, akibat dari luapan sungai Kali Lamong yang tak mampu lagi menampung debit air yang begitu besar yang datang dari wilayah Lamongan dan Mojokerto.14/03/2023.
Luapan kali lamong yang begitu besar sehingga mengenangi pemukiman warga di dusun kedung dowo desa Dapet, Desa Sekarputih dan Desa wotansari dan juga wilayah-wilayah yang berdekatan dengan bantaran Kali Lamong.
Tak hanya pemukiman warga, banjir juga merendam wilayah pertanian yang berdekatan dengan Sungai Kali Lamong.
Saat ditemui dilokasi banjir, Kepala dusun kedung dowo Yupariono yang akrap di sapa dengan sebutan bang (yupi), Ia menuturkan,” Akibat hujan yang turun begitu besar secara bersamaan di beberapa wilayah kabupaten seperti Lamongan, Mojokerto dan Gresik, sehingga Sungai Kali Lamong tak mampu lagi menampung debit air yang datang, menyebabkan banjir di beberapa wilayah pemukiman penduduk,” Tuturnya.
Tak hanya itu saja, Yupi juga Menambahkan,” Dari pantauan awal Air yang masuk ke wilayah pemukiman warga sangat cepat dan arusnya juga sangat deras, sehingga membanjiri di beberapa desa diwilayah kecamatan Balongpanggang.
“Untuk wilayah Sekarputih dan wotansari juga turut terendam banjir dan melanda ke pemukiman warga dan juga membanjiri area pertanian,” Pungkasnya.
Terpantau saat ini Anggota dari kesatuan Koramil Balongpanggang juga turut serta memantau kondisi banjir yang melanda diwilayah Wotansari dan sekitarnya, diperkirakan ketinggian air mencapai 60 cm, Warga masyarakat saat ini siaga banjir, antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan jika banjir besar datang melanda.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, di wilayah desa banyulegi kecamatan Dawarblandong kabupaten Mojokerto dan juga di wilayah Desa Sumput kecamatan Mantup kabupaten Lamongan juga turut terendam banjir dari mulai jam 17.00 WIB, sehingga mengakibatkan terputusnya akses jalan akibat arus air yang mengalir begitu besar.(DOD).