Gresik https://mediarestorasiindonesia.com Wisuda Balita sebagai Sarana evaluasi terhadap capaian imunisasi dasar lengkap sekaligus penghargaan kepada yang sudah lengkap.Program imunisasi dasar bagi Balita mencakup 15 desa di Wilayah Kerja Puskesmas Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
Program imunisasi telah terlaksana dengan baik terutama di Desa Babatan, bertempat di balai desa Babatan, UPT Puskesmas Balongpanggang menggelar Wisuda Balita yang di ikuti dari 6 dusun diantaranya dusun Babatan, dusun Mojopuro, dusun mbapoh, dusun jati sari, dusun wareng, dan dusun kedung jati. semua balitanya di bawa ke balai desa Babatan untuk mendapatkan reward dan kelulusan imunisasi.
Kegembiraan sekaligus semangat ibu ibu Balita untuk menghadiri Wisuda Balita cukup tinggi, hampir tidak ada Balita yang tertinggal untuk datang. Dengan rasa kesadaran yang cukup tinggi terhadap kesehatan,nutrisi,pada Balita.
Saat wawancara dengan Dr Rizal menuturkan ” Evaluasi capaian imunisasi dasar bagi Balita akan terus kita lakukan. Dan wisuda ini sebagai penyemangat bagi ibu ibu Balita sekaligus balitanya.
Sosialisasi tentang imunisasi,nutrisi, pencegahan stunting,dan lain lain khususnya pada kesehatan Balita menjadi program utama berkelanjutan.
Wisuda Balita ini menunjukan tingkat kelulusan imunisasi dasar sangat baik. Balita lebih sehat, Balita lebih aman dari virus maupun bakteri.Sehingga Balita mampu tumbuh berkembang menjadi generasi kuat, cerdas kedepannya.
Dr. Rizal menjelaskan beberapa imunisasi yang telah sukses di berikan kepada Balita, agar Balita mendapatkan perlindungan antibody tubuh yang lebih kuat dan sempurna.
Ada beberapa jenis Imunisasi dasar yang telah di berikan kepada Balita diantaranya adalah :
Vaksin Hepatitis B merupakan vaksin yang di gunakan untuk mencegah infeksi hati, akibat dari virus hepatitis B. Vaksin ini bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tubuh, agar menghasilkan antibody bersifat melawan virus pada tubuh.
Imunisasi BCG Merupakan vaksin yang bertujuan atau berfungsi melindungi Balita dari penyakit Tuberkulosis ( TB ) dari penyebab infeksi dari bakteri Mycobaterium tuberkulosis. Sehingga Balita terhindar dari penyakit TB, Vaksin BCG juga mencegah terjadinya peradangan otak ( maningitis) akibat serangan bakteri ( mycrobacterium TB).
Imunisasi DPT – HB -Hib 1,2,3 Baduta sangat penting karena vaksin tersebut kombinasi yang di berikan pada Balita melalui suntikan dan memiliki fungsi melindungi tubuh dari infeksi difteri, tetanus, pertusis, serta menangkal bakteri haemophilus influensae tipe B ( Hib).
Selanjutnya, tentang Imunisasi Polio. Imunisasi ini berbentuk tetes yang di berikan pada Balita pada usia 1 bulan, 2bulan, 3 bulan, dan 4 bulan. Dimana manfaat dari imunisasi tersebut untuk mencegah lumpuh layu dan juga mencegah kaki berbentuk O. Imunisasi polio ini juga di berikan melalui suntik 1 kali pada usia 4 bulan, agar kekebalan terbentuk secara sempurna.
Polio adalah jenis penyakit saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Penyebabnya dari virus yang menginfeksi pada tubuh dan dapat menular, tetapi polio tersebut bisa di cegah dengan dua bentuk vaksin polio salah satu nya adalah dengan cara tetes dan suntik IPV yang di berikan pada bayi pada usia 4 bulan serta pada usia 9 bulan di tambahkan pemberian imunisasi PV2 untuk memperkuat perlindungan tubuh Balita dari penyakit polio.
Dari beberapa imunisasi dasar bagi Batuta ( Balita Usia Dua Tahun) di wilayah kecamatan Balongpanggang tersebut Dr Rizal dari puskesmas Balongpanggang memberikan reward kepada Batuta sekaligus ibu ibu posyandu yang terus memperhatikan perkembangan balitanya agar tetap sehat melalui WISUDA BATUTA.
Maksud dari Wisuda Batuta adalah Balita secara sempurna mendapatkan imunisasi berkala mulai dari umur 1bulan hingga 2 tahun.
Bidan Hermawati menuturkan ” Wisuda Balita merupakan bentuk penghargaan kami buat untuk anak Balita yang telah lulus sempurna imunisasi dasar. Evaluasi capaian imunisasi dasar Balita atau disebut IDL ( Imunisasi Dasar Lengkap) bersama ibu ibu posyandu kita kemas dengan Lulus atau wisuda.
” Ini adalah dukungan suport semangat bagi ibu Balita dan balitanya agar terus memantau mengawasi balitanya tetap sehat, dengan asupan gizi seimbang. Nutrisi tubuh dapat terserap dengan baik, serta tingkat kekebalan tubuh dari serangan virus atau bakteri merugikan bisa di kendalikan oleh antibody Balita itu sendiri.(DOD/LIS)