Gresik mediarestorasiindonesia.com Pemerintahan desa Ganggang laksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap 9 untuk bulan September di tahun 2022.pada hari Senin 20/09/2022.
Acara pembagian bantuan langsung tunai Dana Desa BLT-DD di bagikan secara langsung oleh Awi Kepala Desa Ganggang dan di hadiri Camat Balongpanggang M.Amri, 2 anggota kepolisian perwakilan dari Polsek Balongpanggang dan juga dihadiri oleh Perangkat desa Ganggang dan para undangan keluarga penerima bantuan (KPM).
Dalam acara Pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa BLT-DD bulan ke 9 tahun 2022 dilaksanakan didalam ruangan kantor balai desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Ganggang Awi menyampaikan dalam sambutannya,” Alhamdulillah sesuai arahan presiden Joko Widodo sebesar 40% dari anggaran Dana Desa masyarakat Desa Ganggang sebanyak 88 keluarga Penerima Manfaat KPM telah menerima Bantuan Langsung Tunai BLT-DD dari anggaran Dana Desa,” Ungkapnya.
Ia juga menyampaikan,” bahwa Bantuan ini setiap KPM mendapatkan bantuan sebesar 300 ribu perbulan,”Tuturnya.
“Semoga Bantuan langsung tunai yang diberikan kepada para Keluarga penerima manfaat KPM ini bisa bermanfaat dan dipergunakan untuk keperluan yang positif,” Pungkasnya.
Sementara itu Camat Balongpanggang M.Amri menyampaikan dalam sambutannya,” bahwa menindak lanjuti terkait kenaikan BBM maka untuk bantuan 300 akan terhitung kecil apabila kenaikan harga sembako melonjak,” Ujarnya.
Perlu di ketahui, “Sebelum adanya kenaikan BBM di Kabupaten Gresik sudah mengalami inflasi yang artinya lebih dari dua jenis barang dan merupakan suatu proses meningkatnya harga-harga kebutuhan dapur yang secara langsung ikut naik secara umum dan terus-menerus, dan perlu diketahui juga di gresik yang naik saat ini bawang merah dan juga bawang putih,” Ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan,” Setelah kenaikan BBM maka beberapa jenis barang secara otomatis mengalami kenaikan secara terus menerus, secara umum, Tingkat inflasi ringan membawa pengaruh positif untuk mendorong perekonomian.
“Hal ini membantu meningkatkan pendapatan nasional, mendorong masyarakat untuk menabung atau investasi, dan juga semangat bekerja. Dari Dampak inflasi karena penurunan nilai mata uang, tidak merugikan sebagian kelompok,” Jelasnya.
Seputar informasi tersebut, Awi kepala desa ganggang juga bertanya kepada camat Balongpanggang M.Amri,” apakah di tahun yang akan datang masih ada program bantuan ini,” Tanyanya.
M.Amri pun menjawab pertanyaan tersebut,“ untuk warga masyarakat janganlah terlalu khawatir, jadi kades masih menganggarkan, namun pihaknya juga menunggu kebijakan dari kabupaten (kota), provinsi (pusat) karena pihaknya juga bertindak sebagai pelaksana dan atas perintah kebijakan dari Kabupaten (kota), provinsi (pusat),” Pungkasnya.(DOD).