Butuh Uluran Tangan: Kamari, Warga Mojokerto Lumpuh Akibat Jatuh Saat Bekerja, Kondisinya Memprihatinkan

Berita Utama125 Dilihat

Mojokerto, 12 November 2025 https://mediarestorasiindonesia.co.id Nasib pilu menimpa Kamari (40), warga Dusun Sumber Wuluh, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Sosok ayah sekaligus tulang punggung keluarga ini kini hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur setelah mengalami kelumpuhan akibat terjatuh saat bekerja di sebuah pabrik di wilayah Kepatihan.

Sebelum kejadian, Kamari dikenal sebagai pekerja rajin dan dalam kondisi sehat tanpa riwayat penyakit saraf maupun sendi. Namun, insiden terjatuh saat bekerja mengubah hidupnya. Ia sempat berobat ke tukang pijat dengan harapan sembuh, tetapi kondisi justru semakin memburuk hingga akhirnya mengalami kelumpuhan total dan kehilangan kemampuan untuk beraktivitas.

Kondisi ini membuat perekonomian keluarga Kamari semakin terpuruk. Sang istri, Marifatun Khoiriyah, kini menjadi satu-satunya pencari nafkah dengan bekerja membantu berjualan pisang cokelat di lapak milik orang lain. Penghasilannya yang sangat minim tidak cukup untuk membiayai pengobatan suaminya.

“Saya sudah berusaha mengurus bantuan KISDA (Kartu Indonesia Sehat Daerah) ke puskesmas Dawarblandong, tapi diarahkan ke kelurahan, lalu kembali lagi tanpa hasil. Kami benar-benar bingung dan hampir putus asa,” ungkap Marifatun lirih.

Melihat kondisi tersebut, Ketua DPD Tim Komite Pengawasan Korupsi (T-KPK) Provinsi Jawa Timur Kabupaten Mojokerto, Rokhim, langsung turun tangan membantu proses administrasi dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto agar memberikan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan.

“Kami bergerak cepat agar Bapak Kamari segera mendapatkan KISDA dan dapat berobat. Saat ini sudah ada respons positif dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, dan proses penerbitan KISDA sedang berjalan,” terang Rokhim.

Melalui pemberitaan ini, Tim Komite Pengawasan Korupsi (T-KPK) Jawa Timur bersama Media Restorasi Indonesia (MRI) mengajak seluruh pihak mulai dari pemerintah daerah, lembaga sosial, hingga masyarakat umum untuk ikut membantu meringankan beban keluarga Kamari yang tengah berjuang menghadapi kelumpuhan dan keterbatasan ekonomi.

“Bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi keluarga Pak Kamari,” tambah Rokhim.

Hingga berita ini ditayangkan, Kamari masih hanya bisa terbaring di rumah dengan kondisi sangat memprihatinkan. Pihak keluarga berharap ada bantuan nyata dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan masyarakat luas agar Kamari bisa memperoleh perawatan medis yang layak dan segera pulih dari kelumpuhannya.

Bagi masyarakat atau lembaga yang ingin menyalurkan bantuan, dapat menghubungi:

📞 Bapak Kamari: 0857-3150-7279

📞 Rokhim (Ketua DPD T-KPK Mojokerto): 0857-1221-2460

Semoga kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat menjadi jalan bagi Kamari untuk mendapatkan pengobatan dan kehidupan yang lebih baik. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *