Dilema dimasa pandemi covid 19 seorang anak kini menjadi anak yatim

Berita Utama8 Dilihat

Gresik Mediarestorasiindonesia.com Pandemi Covid 19 membawa dampak yang luar biasa bagi rakyat kecil, ekonomi yang terpuruk dan kehilangan anggota keluarga akibat keganasan virus Covid 19 terjadi dimana-mana, seperti yang dialami oleh Darno warga Desa Bulangkulon, Kecamatan Benjeng Gresik, Jawa Timur.

 

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai Petani  untuk bekerja keras mengarap ladang milik  orang, Putrinya Dwi Hana Pertiwi yang meninggal akibat terpapar virus Covid 19, Almarhumah Dwi Hana Meninggalkan seorang anak semata wayang yang masih berusia 5 tahun.

Almarhumah Duwi  Hana  Pertiwi (28) Berstatus janda  sejak  tahun 2016, mencari uang  membesarkan  anaknya  Naura Nisrina Rania(5) yang masih duduk  dibangku taman kanak-kanak di Mi Al-Aslamiyah Bulang Kulon, namun takdir berkata lain pada 28 juli  yang  lalu ibundanya meninggal akibat Covid 19.

 

Saat dikonfirmasi oleh wartawan Media Restorasi Indonesia Darno sang kakek menuturkan”, supaya cucu saya dimasa depan nanti bisa mendapatkan pendidikan yang layak sehingga menjadi anak yang berguna bagi Nusa bangsa dan negara dan menjadi kebanggaan bagi keluarga”,

 

Darno sang kakek berharap “, pemerintah memberikan perhatian khusus untuk meringankan beban hidup dan juga memberikan biaya pendidikan bagi Naura cucu saya ditengah masa Pandemi covid seperti sekarang ini dan juga untuk kedepannya”,

 

“Kami  mohon kepada pemeritah  daerah kabupaten Gresik bisa mengulurkan tangan  membantu pendidikan sekolah Naura cucu saya, Karena kedua orang tuanya sudah lama bercerai dan sekarang sang ibu sudah meninggal dunia, kami memohon kepada Pemerintah bisa membantu beasiswa  pendidikannya,” ungkap Darno.(DOD/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *