Gresik https://mediarestorasiindonesia.co.id Respons cepat Pemerintah Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, kembali diuji setelah tanggul Sungai Ledeng Delik, salah satu anak Kali Lamong, jebol akibat tingginya intensitas hujan dan meningkatnya debit air pada Minggu (23/11/2025). Peristiwa ini memicu kekhawatiran warga, terutama para petani dan masyarakat di wilayah rawan genangan.28/11/2025.
Setelah menerima laporan dari warga, Kepala Desa Dadapkuning, H. Syaikhun, segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik. Tim DPUTR melakukan pemantauan awal, dan pada Sabtu berikutnya, Kades Syaikhun bersama jajaran teknis DPUTR turun langsung ke lokasi untuk penanganan darurat.
Dalam upaya cepat tanggap tersebut, DPUTR menurunkan alat berat excavator untuk pengerukan dan penguatan struktur tanggul. Berbagai material pendukung dan peralatan teknis dikerahkan guna menutup sementara titik jebol dan mencegah air meluap ke permukiman, lahan pertanian, serta akses jalan desa.
“Penanganan harus cepat. Kami tidak bisa menunggu sampai debit air makin naik. Prioritas kami adalah melindungi warga dan memastikan akses desa tetap aman,” tegas Kades H. Syaikhun saat meninjau langsung proses perbaikan.
Pihak DPUTR Gresik menjelaskan bahwa jebolnya tanggul terjadi akibat meningkatnya tekanan air dalam beberapa hari terakhir. Kolaborasi antara pemerintah desa dan DPUTR akan terus dilanjutkan hingga tanggul kembali stabil dan risiko banjir dapat diminimalkan.
Respon cepat pemerintah desa dan DPUTR mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dengan hadirnya penanganan langsung di lapangan. Kehadiran Kades Syaikhun di lokasi turut memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang selama ini hidup dekat dengan kawasan rawan banjir Kali Lamong.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan darurat masih berlangsung. Pemerintah Desa Dadapkuning mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, serta memastikan bahwa upaya mitigasi dan penguatan infrastruktur akan terus ditingkatkan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.(red)






