Musrenbang Desa Dohoaggung Sepakati RKPDes 2026 dan Bahas DU-RKPDes 2027

Berita Utama11 Dilihat

Gresik https://mediarestorasiindonesia.co.id 24 September 2024 – Pemerintah Desa Dohoaggung, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 serta membahas Daftar Usulan (DU-RKPDes) untuk Tahun 2027.

Acara yang digelar di Balai Desa Dohoaggung ini dihadiri oleh Camat Balongpanggang Nursalim, S.H., M.M., Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit Mariyanto beserta jajaran, Komandan Koramil Balongpanggang Kapten Inf Davis yang diwakili oleh Serda Andreas, Kepala Desa Dohoaggung Warsito Adi, Ketua BPD Selamet Sugiarto, perangkat desa, pendamping desa, lembaga desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat dari berbagai unsur.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Dohoaggung Warsito Adi menegaskan bahwa Musrenbangdes merupakan forum demokratis untuk merumuskan prioritas pembangunan desa.

“RKPDes 2026 harus menjadi pedoman kerja bersama. Sementara DU-RKPDes 2027 menjadi usulan strategis agar pembangunan desa tetap berkelanjutan, terukur, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Balongpanggang Nursalim, S.H., M.M. menekankan pentingnya Musrenbangdes sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa.

“Musrenbangdes bukan hanya seremonial, melainkan ruang partisipatif agar seluruh aspirasi warga bisa terserap. Pemerintah kecamatan siap mendukung penuh setiap program prioritas desa yang selaras dengan pembangunan daerah,” jelasnya.

Nursalim juga menambahkan bahwa pemerintah desa harus terus menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam mengelola anggaran. Ia berharap usulan masyarakat yang belum terakomodasi dalam RKPDes 2026 dapat masuk ke dalam DU-RKPDes 2027 untuk diperjuangkan pada tingkatan lebih lanjut.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa pembangunan desa dapat dibiayai dari berbagai sumber, baik Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), maupun program yang bersumber dari APBD Kabupaten Gresik dan APBD Provinsi Jawa Timur.

“Saya mengingatkan agar pemerintah desa mampu mengelola keuangan desa dengan tepat sasaran, sesuai aturan, dan mengutamakan kebutuhan masyarakat. Setiap rupiah anggaran harus dipertanggungjawabkan secara transparan,” tegasnya.

Di sisi lain, Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit Mariyanto mengingatkan pentingnya keamanan dan kondusivitas desa sebagai faktor penunjang kelancaran pembangunan.

“Pembangunan hanya bisa berjalan maksimal jika masyarakat merasa aman dan tentram. Polsek Balongpanggang siap bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan,” tuturnya.

Kapolsek juga mengimbau warga agar lebih waspada terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang marak terjadi di sekitar tempat ibadah.

“Kami mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati saat memarkir kendaraan, khususnya di masjid-masjid, serta memastikan kunci ganda terpasang. Kepolisian juga membuka ruang komunikasi melalui program Lapor Pak Kapolsek agar masyarakat lebih mudah menyampaikan laporan maupun informasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kepedulian sosial dan gotong royong dalam setiap program desa. Harapannya, Musrenbangdes kali ini mampu menghasilkan keputusan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Dohoaggung.

Komandan Koramil Balongpanggang Kapten Inf Davis yang diwakili oleh Serda Andreas juga menyampaikan pentingnya menjaga sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat.

“TNI siap mendukung pembangunan desa, khususnya dalam menjaga stabilitas dan semangat gotong royong warga. Keamanan dan ketertiban adalah pondasi agar program-program pembangunan dapat berjalan lancar,” ucap Serda Andreas.

Ia juga menambahkan bahwa Koramil Balongpanggang akan selalu terbuka untuk bekerja sama dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, maupun pembangunan fisik desa.

“Kami berharap masyarakat tetap solid, tidak mudah terprovokasi isu-isu yang bisa memecah persatuan. Semangat kebersamaan inilah yang akan memperkuat desa menuju kemajuan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua BPD Dohoaggung Selamet Sugiarto menegaskan kembali peran penting masyarakat dalam setiap proses perencanaan desa.

“Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, perencanaan pembangunan desa akan lebih tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi warga,” ungkapnya.

Musrenbangdes Dohoaggung ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan RKPDes Tahun 2026 dan penyusunan DU-RKPDes Tahun 2027, yang selanjutnya akan dibahas lebih lanjut dalam Musrenbang tingkat kecamatan.

Dengan terlaksananya Musrenbangdes ini, arah pembangunan Desa Dohoaggung diharapkan semakin terencana, transparan, dan partisipatif, sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung program pembangunan Kabupaten Gresik secara berkesinambungan.red.

 

Jurnalis: Dodik Wibowo/Balok/Samari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *